Rasakan Kemurnian dan Kinerja Terbaik dengan Bubuk Alumina
Alumina (dengan rumus kimia Al₂O₃) merupakan bahan industri yang sangat serbaguna, digunakan dalam berbagai aplikasi mulai dari keramik dan bahan abrasif hingga pembawa katalis. Bubuk Alumina Kemurnian Tinggi kami sangat cocok untuk perangkat semikonduktor mutakhir yang menuntut kemurnian etsa dan kinerja luar biasa, serta aplikasi kritis lainnya yang memerlukan tingkat kontaminasi rendah dan ketahanan aus yang unggul.
Kemurnian Tinggi
Alumina merupakan bahan penting yang digunakan dalam berbagai aplikasi berkinerja tinggi; namun, kinerja produk keramik alumina bergantung pada tingkat kemurniannya. Penggunaan alumina kemurnian tinggi (HPA) menjamin bahwa keramik tersebut mengandung kontaminan/kotoran seminimal mungkin, sehingga memungkinkan pengelolaan termal yang lebih baik dan peningkatan kinerja dalam aplikasi frekuensi radio (RF).
HPA diproduksi dengan cara melarutkan dan memurnikan aluminium hidroksida sebagai bahan baku, dilanjutkan dengan proses kalsinasi untuk meningkatkan tingkat kemurniannya. Proses ini diulangi berulang kali hingga tingkat kemurnian yang diinginkan tercapai, sehingga menghasilkan bubuk alumina dengan berbagai karakteristik yang diinginkan, seperti stabilitas kimia, titik leleh tinggi, kekuatan mekanis, dan kekerasan.
Konduktivitas Termal yang Tinggi
Bubuk alumina berbentuk bola memiliki konduktivitas termal yang luar biasa, sehingga menjadikannya bahan yang ideal untuk digunakan sebagai bantalan dan lembaran konduktif pada perangkat elektronik. Kemampuan kontak dan pembuangan panasnya yang sangat baik membantu mencegah terjadinya panas berlebih serta kegagalan peralatan akibat panas berlebih.
Bubuk alumina memiliki distribusi ukuran partikel yang konsisten, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi pemolesan dan membantu mengontrol laju pemolesan guna menghasilkan pengikisan permukaan yang seragam. Fleksibilitas alumina juga menjadikannya komponen yang tak tergantikan dalam berbagai aplikasi keramik berkinerja tinggi, seperti sistem filtrasi dan manufaktur aditif.
Bubuk alumina juga dapat digunakan untuk melapisi substrat logam dan memberikan pembuangan panas yang sangat baik pada modul dan perangkat elektronik, seperti modul dan perangkat elektronik. Alumina sering digunakan sebagai bahan pelapis dengan konduktivitas termal yang sangat baik untuk papan sirkuit cetak dan kemasan sirkuit terpadu karena konduktivitas termalnya yang tinggi serta titik leleh dan tekanan uapnya yang rendah – artinya, alumina dapat menahan suhu operasi yang lebih tinggi yang dibutuhkan oleh pelapis-pelapis ini.
Ketahanan Aus yang Sangat Baik
Partikel abrasif alumina yang berukuran seragam memungkinkan laju pemolesan yang terkendali dan menghasilkan permukaan yang halus, serta menjadikannya bahan yang ideal untuk keramik teknis canggih yang digunakan di berbagai industri seperti dirgantara, otomotif, dan pengolahan produk konsumen. Aplikasi keramik teknis alumina (ATC) meliputi penghilangan tepian tajam, pemolesan, penghilangan kerak, pembersihan cetakan, perlakuan awal, serta penyemprotan pasir pada logam.
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketahanan aus pada keramik alumina dengan menggunakan Gd₂O₃ dalam jumlah jejak. Bubuk alumina yang mengandung persentase Gd₂O₃ yang berbeda-beda disiapkan, kemudian dievaluasi sesuai dengan standar industri Tiongkok dalam hal kepadatan volume, distribusi ukuran partikel, morfologi, dan kohesi batas butir sebelum mengukur laju keausan sesuai dengan standar Tiongkok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Gd₂O₃ memberikan dampak positif terhadap transisi fasa, mempersempit batas butir, dan meningkatkan gaya ikatan antar butir yang berdekatan, sehingga menghasilkan peningkatan ketahanan aus yang signifikan pada keramik alumina dibandingkan dengan desain sebelumnya; laju keausan meningkat secara parabolik seiring dengan peningkatan kandungan Gd₂O₃ pada setiap kenaikan persentase yang ditambahkan.